07 - Keutamaan Sahur
Sahur merupakan salah satu amalan penting di bulan Ramadan yang memiliki banyak keutamaan dan keberkahan. Sahur adalah makan di waktu dini hari sebelum Fajar tiba. Rasulullah (saw) memberikan nasehat,
“Bersahurlah kalian, karena di dalam sahur itu ada berkah”. [1]
Dalam riwayat lain, beliau (saw) memberikan nasehat,
“Sesungguhnya itu adalah berkah yang Allah berikan kepada kalian, maka janganlah kalian meninggalkannya.” [2]
Beberapa keutamaan makan Sahur diantaranya:
1. Mengikuti Sunah Rasulullah (saw)
Sahur merupakan kebiasaan atau sunah beliau. Diriwayatkan,
“Kami pernah makan sahur bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian Beliau (saw) pergi untuk melaksanakan shalat (Subuh)…” [3]
2. Sumber Kekuatan
Sahur memberikan energi dan kekuatan bagi orang yang berpuasa sepanjang hari. Dengan sahur, tubuh akan memiliki cadangan makanan yang cukup untuk beraktivitas dan beribadah.
Rasulullah (saw) bersabda,
“Manfaatkanlah makan sahur untuk menolongmu puasa di siang hari, dan tidur siang untuk bangun malam (shalat tahajud).” [4]
3. Waktu Mustajab untuk Memohon Ampunan
Waktu sahur adalah salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa. Allah Ta’ala berfirman,
وَبِالۡاَسۡحَارِ ہُمۡ یَسۡتَغۡفِرُوۡنَ ﴿۱۹﴾
“Dan di bagian akhir malam (waktu sahur), mereka memohon ampunan-Nya.” (QS. Az-Zariyat [51]: 19 basmallah dihitung sebagai ayat pertama)
5. Mendapat Rahmat dan Keberkahan
- إِنَّ اللَّهَ ومَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِيْنَ
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat akan memberikan rahmat dan keberkahan bagi orang-orang yang melaksanakan sahur.” [5]
6. Pembeda dengan Puasa Ahli Kitab
Sahur menjadi pembeda antara puasa umat Islam dengan puasa ahli kitab (Yahudi dan Nasrani). Rasulullah (saw) bersabda,
“Perbedaan antara puasa kita dengan puasanya Ahli Kitab adalah makan sahur.” [6]
Tips Sahur yang Baik
1. Hendaknya Sahur Mendekati Subuh atau Mengakhirkan Sahur
Rasulullah (saw) terbiasa sahur mendekati waktu Subuh.
Abu ‘Athiyyah menyampaikan kepada Hadhrat ‘Aisyah (ra),
“Di antara kita ada dua orang dari sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, salah seorang dari keduanya menyegerakan berbuka dan mengakhirkan bersahur, sedangkan yang lain mengakhirkan berbuka dan menyegerakan bersahur?” ia bertanya; “Siapakah di antara keduanya yang menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur?” Aku menjawab; “Abdullah bin Mas’ud.” Ia berkata, “Demikianlah Rasulullah (saw) melakukannya.” [7]
Diriwayatkan,
“Berapa antara adzan (Subuh) dan sahur?”. Dia menjawab: “Sebanyak ukuran bacaan lima puluh ayat” [3]
Lima puluh ayat diperkirakan memakan waktu 10 menit. Ini artinya Rasulullah (saw) menyelesaikan makan sahur dan berhenti sekira 10 menit sebelum Salat Subuh. Ini yang saat ini biasa dikenal dengan Imsak.
Diriwayatkan dari Sahal bin Sa’ad (ra), berkata:
“Aku makan sahur bersama keluargaku kemudian aku bercepat-cepat agar mendapatkan sujud (shalat) bersama Rasulullah (saw)”. [8]
2. Batas waktu Sahur
Allah Ta’ala berfirman mengenai batas waktu sahur,
... وَکُلُوۡا وَاشۡرَبُوۡا حَتّٰی یَتَبَیَّنَ لَکُمُ الۡخَیۡطُ الۡاَبۡیَضُ مِنَ الۡخَیۡطِ الۡاَسۡوَدِ مِنَ الۡفَجۡرِ ۪ ...
“…makanlah dan minumlah hingga tampak jelas kepadamu benang putih dan benang hitam dari fajar,…” (QS Al-Baqarah [2]: 188 basmallah dihitung sebagai ayat pertama)
Dari ayat di atas, batas waktu sahur adalah Fajar. Fajar (dalam bahasa Arab ditulis فَجْرٌ fajrun) berarti cahaya kemerah-merahan di langit menjelang matahari terbit. [9]
dalam riwayat lain, dari Hudzaifah ia berkata,
“Aku makan sahur bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, saat itu sudah siang hanya saja matahari belum terbit (belum Fajar).” [10]
3. Azan bukan Batas Akhir Makan Sahur
Rasulullah (saw) bersabda,
“Janganlah salah seorang dari kalian terhalang dengan adzannya Bilal untuk makan sahur.” [11]
4. Dianjurkan Makan Kurma
Rasulullah (saw) bersabda,
“Sebaik-baik (makanan) sahur bagi seorang mukmin adalah kurma.” [12]
5. Bangun Lebih Awal
Usahakan untuk bangun lebih awal agar memiliki waktu yang cukup untuk shalat malam/tahajud dan memasak makanan untuk sahur.
6. Konsumsi Makanan Bergizi
Pilihlah makanan yang sehat dan bergizi saat sahur, seperti buah-buahan, sayuran, dan protein agar tubuh tetap sehat dan kuat menopang ibadah puasa.
Catatan Kaki
-
Hadits Shahih Al-Bukhari, Kitab Shaum, Bab Berkah Makan Sahur ↩
-
Hadits Shahih Al-Bukhari, Kitab Shaum, Berapa waktu antara sahur hingga shalat subuh ↩ ↩2
-
Hadits Shahih Muslim, Kitab Puasa, Bab Mengakhirkan Makan Sahur ↩
-
Hadits Sunan An-Nasa’i, Kitab Puasa, Bab Perbedaan pada Sulaeman bin Mihran tentang hadis ‘Aisyah dalam masalah mengakhirkan ↩
-
Hadits Shahih Al-Bukhari, Kitab Shaum, Bab Mengakhirkan makan sahur ↩
-
Hadits Sunan Ibnu Majah, Kitab Puasa, Bab Mengakhirkan sahur ↩
-
Hadits Sunan Ibnu Majah, Kitab Puasa, Bab Mengakhirkan sahur ↩
-
Hadits Sunan Abu Dawud, Kitab Puasa, Bab Yang mengatakan bahwa sahur adalah makan pagi ↩