Hadits Sunan Abu Dawud - Kapan Lailatul Qadar itu?
Hadits Sunan Abu Dawud, Kitab Shalat, Bab Pendapat yang mengatakan “Dua puluh tujuh”
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ أَنَّهُ سَمِعَ مُطَرِّفًا عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ قَالَ لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ
Telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin Mu’adz telah menceritakan kepada kami ayahku telah mengabarkan kepada kami Syu’bah dari Qatadah bahwa dia mendengar Muttharif dari Mu’awiyah bin Abu Sufyan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengenai lailatul qadr, beliau bersabda: “Lailatul qadr adalah malam ke dua puluh tujuh.”